Aksara Sunda Ga
ga · /ɡa/ · U+1B8C
Ga adalah aksara kedua dalam urutan kaganga. Bunyinya adalah konsonan hambat velar bersuara yang diikuti vokal bawaan /a/. Ga kerap tertukar dengan ka karena rangka dasarnya mirip.
Informasi Singkat
Pelafalan
Aksara Ga dibaca ga dengan lambang fonetik /ɡa/. Sebagai aksara ngalagena, karakter ini sudah membawa vokal bawaan a. Vokalnya baru berubah ketika diberi rarangkén, dan hilang sepenuhnya bila diberi pamaéh.
Unicode & Informasi Teknis
Karakter ini berada dalam blok Sundanese (U+1B80–U+1BBF) yang ditambahkan pada Unicode versi 5.1 tahun 2008.
| Properti | Nilai | |
|---|---|---|
| Karakter | ᮌ | |
| Nama Unicode | SUNDANESE LETTER GA | |
| Codepoint | U+1B8C | |
| Desimal | 7052 | |
| Heksadesimal | 0x1B8C | |
| UTF-8 (hex) | E1 AE 8C | |
| UTF-16 (hex) | 1B8C | |
| HTML Entity | ᮌ | |
| CSS Escape | \1B8C | |
| Blok Unicode | Sundanese (U+1B80–U+1BBF) | |
| Versi Unicode | 5.1 (2008) | |
| Dukungan Font | Perlu font aksara Sunda seperti Noto Sans Sundanese |
Catatan Penulisan
Ga menyerupai ka namun bagian bawahnya tertutup. Saat menulis cepat, jaga agar lengkungan bawah tetap rapat supaya tidak terbaca sebagai ka.
Kombinasi dengan Rarangkén
Vokal bawaan a pada Ga berubah ketika diberi rarangkén. Berikut hasilnya:
Rarangkén penutup suku kata menambahkan konsonan di akhir:
Seluruh kombinasi di atas dibentuk dari karakter dasar ditambah tanda rarangkén, bukan karakter baru. Pelajari fungsinya satu per satu di panduan rarangkén lengkap.
Contoh Kata
Kata-kata berikut diambil dari kamus aksara Sunda dan memakai karakter ini.
| Bahasa Sunda | Aksara | Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| mangga | silakan | |
| genep | enam | |
| minggu | minggu | |
| gunung | gunung | |
| gedé | besar | |
| geulis | cantik | |
| goréng | jelek | |
| gula | gula |
Tulisan aksara pada tabel dihasilkan oleh mesin transliterasi situs ini, sehingga selalu konsisten dengan hasil translator.
Penggunaan Digital
Karena memakai Unicode standar, karakter Ga dapat disalin ke dokumen, presentasi, dan media sosial tanpa berubah bentuk. Yang menentukan tampil atau tidaknya bukan peramban, melainkan ketersediaan font aksara Sunda di perangkat pembaca.
Cara tercepat menghasilkan karakter ini adalah mengetik ga di translator, atau memilihnya langsung di keyboard virtual. Panduan pemasangan font tersedia di artikel instalasi font.
Tips Menghafal
- Tulis ulang Ga bersama seluruh kombinasi rarangkénnya sekaligus, bukan terpisah.
- Latih membedakannya dari karakter yang mirip dengan menulis keduanya berdampingan.
- Hafalkan lewat kata utuh dari kamus, bukan karakter lepas.
- Uji hafalanmu di kuis aksara Sunda setelah menguasai satu kelompok.
Kesalahan Umum
- Tertukar dengan Ka (ᮊ) atau Nga (ᮍ) karena bentuknya mirip.
- Lupa menambahkan rarangkén, sehingga karakter terbaca dengan vokal bawaan /a/ padahal maksudnya vokal lain.
- Font aksara Sunda belum terpasang, sehingga karakter tampil sebagai kotak.
Perbandingan dengan Karakter Serupa
| Karakter | Bunyi / Fungsi | Dibandingkan | Bunyi / Fungsi |
|---|---|---|---|
| Ga ᮌ | /ɡa/ | Ka ᮊ | /ka/ |
| Ga ᮌ | /ɡa/ | Nga ᮍ | /ŋa/ |
Kata dari Kamus
Kata-kata terverifikasi dari kamus aksara Sunda yang memuat karakter ini:
| Sunda | Aksara | Indonesia |
|---|---|---|
| mangga | silakan | |
| genep | enam | |
| minggu | minggu | |
| gunung | gunung | |
| gedé | besar | |
| geulis | cantik | |
| goréng | jelek | |
| gula | gula |
Tulisan aksara dihasilkan oleh mesin transliterasi situs ini, konsisten dengan translator.
Dukungan Digital & Font
Karakter Aksara Ga memakai Unicode standar (U+1B8C), sehingga dapat disalin ke dokumen, presentasi, dan media sosial tanpa berubah. Yang menentukan apakah ia tampil benar bukanlah peramban, melainkan ketersediaan font aksara Sunda di perangkat pembaca.
Tampil setelah font aksara Sunda dipasang (mis. Noto Sans Sundanese). Tanpa font, muncul kotak atau lingkaran bertitik.
Sebagian besar versi modern mendukung setelah font terpasang; beberapa peranti belum menyertakannya secara bawaan.
Chrome, Firefox, Safari, dan Edge menampilkan karakter ini dengan benar bila font tersedia, baik terpasang di sistem maupun dimuat sebagai web font.
Noto Sans Sundanese (Google), serta font Sundanese Unicode lain yang mencakup blok U+1B80–U+1BBF.
Latar Sejarah
Aksara Sunda berakar pada aksara Pallawa dari India Selatan, yang menyebar ke Nusantara dan berkembang menjadi aksara Sunda Kuno sejak sekitar abad ke-14. Bentuk yang dipakai hari ini adalah Aksara Sunda Baku, hasil standardisasi yang dirumuskan melalui Lokakarya Aksara Sunda 1997 dan ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 1999 untuk keperluan pendidikan dan pelestarian.
Pada April 2008, aksara Sunda memperoleh blok resmi dalam Unicode (U+1B80–U+1BBF, versi 5.1), sehingga dapat dipakai secara digital di komputer, ponsel, dan web — termasuk di translator situs ini. Kini aksara Sunda diajarkan sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah Jawa Barat.
Catatan: latar sejarah ini berlaku untuk sistem aksara secara keseluruhan, bukan riwayat masing-masing karakter secara terpisah.
Karakter Terkait
Pertanyaan tentang Aksara Ga
Ga adalah aksara kedua dalam urutan kaganga. Bunyinya adalah konsonan hambat velar bersuara yang diikuti vokal bawaan /a/. Ga kerap tertukar dengan ka karena rangka dasarnya mirip.
Aksara Ga dibaca "ga" dengan lambang fonetik /ɡa/. Seperti aksara ngalagena lainnya, karakter ini membawa vokal bawaan a.
Kode Unicode-nya adalah U+1B8C (SUNDANESE LETTER GA), berada dalam blok Sundanese U+1B80 sampai U+1BBF.
Ketik "ga" pada translator aksara Sunda, atau pilih langsung karakternya di keyboard virtual. Kamu juga bisa menyalinnya dari halaman ini.
Perangkatmu belum memiliki font aksara Sunda. Pasang font Noto Sans Sundanese agar karakter tampil dengan benar.
Ga menyerupai ka namun bagian bawahnya tertutup. Saat menulis cepat, jaga agar lengkungan bawah tetap rapat supaya tidak terbaca sebagai ka.
Rujukan
- The Unicode Standard — blok Sundanese, U+1B80–U+1BBF, diperkenalkan pada versi 5.1 (2008).
- Aksara Sunda Baku — kaidah penulisan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Diperbarui: