Aksara Sunda Berasal dari Aksara India Apa? Jawaban: Pallawa

Kalau kamu sedang mengerjakan soal "aksara Sunda asalna tina aksara India nu disebut......", jawaban yang dicari adalah Pallawa.

Itu jawaban singkatnya. Tapi di balik satu kata itu ada perjalanan panjang lebih dari seribu lima ratus tahun, melintasi samudra, kerajaan, dan pergantian zaman. Mari kita telusuri.

Jawaban Singkat untuk Soal Ulangan

Aksara Sunda berasal dari aksara India yang disebut Pallawa. Aksara Pallawa sendiri merupakan turunan dari aksara Brahmi kuno di India.

Dari Pallawa, aksara ini berkembang menjadi aksara Kawi di Nusantara, lalu menurunkan aksara Sunda Kuno, dan akhirnya menjadi Aksara Sunda Baku yang dipakai sekarang.

Brahmi Pallawa Kawi Sunda Kuno Sunda Baku Silsilah Aksara Sunda
Perjalanan aksara Sunda: dari Brahmi di India sampai Aksara Sunda Baku.

Mengenal Aksara Pallawa

Aksara Pallawa dipakai oleh Dinasti Pallawa, kerajaan kuno di India Selatan yang berkuasa kira-kira abad ke-3 hingga ke-9 Masehi. Awalnya aksara ini menulis bahasa Sanskerta dan Tamil kuno.

Sifatnya abugida. Artinya, setiap konsonan sudah membawa vokal bawaan "a", dan vokal itu diubah memakai tanda khusus yang menempel pada aksara.

Sistem inilah yang diwariskan ke semua aksara turunannya, termasuk aksara Sunda. Kalau kamu pernah heran kenapa aksara "ka" otomatis berbunyi "ka" bukan "k", inilah akarnya.

Menyeberang ke Nusantara

Aksara Pallawa tiba di Nusantara sekitar abad ke-5 Masehi. Ia tidak datang sendirian, melainkan terbawa arus perdagangan dan penyebaran agama.

Para pedagang India yang mencari rempah membawa serta cara menulis mereka. Bersamaan dengan itu, ajaran Hindu-Buddha menyebar, dan para pendeta memakai aksara Pallawa untuk menyalin kitab.

Kerajaan-kerajaan awal seperti Kutai dan Tarumanagara lalu mengadopsinya sebagai tulisan resmi. Bukti tertuanya masih bisa kita lihat sampai hari ini.

BuktiLokasiPerkiraan Abad
Prasasti YupaKutai, Kalimantan Timurke-4 M
Prasasti CiaruteunBogor, Jawa Baratke-5 M
Prasasti TuguTarumanagara, Jawa Baratke-5 M

Prasasti Ciaruteun dan prasasti Tarumanagara lainnya penting bagi orang Sunda. Mereka adalah jejak tertua tulisan di tanah Sunda, langsung memakai aksara Pallawa.

Dari Pallawa ke Aksara Kawi

Setelah beberapa abad dipakai, aksara Pallawa mulai menyesuaikan diri dengan lidah Nusantara. Sekitar abad ke-8, lahirlah bentuk lokalnya yang disebut aksara Kawi.

Aksara Kawi bukan aksara baru, melainkan Pallawa yang sudah berevolusi. Bentuk hurufnya mulai berbeda, dan penyesuaian dibuat untuk menulis bahasa Jawa Kuno dan Sanskerta versi lokal.

Selama lebih dari enam abad, aksara Kawi menjadi tulisan utama di Nusantara. Kerajaan besar seperti Sriwijaya, Mataram Kuno, sampai Majapahit memakainya untuk dokumen resmi.

Lahirnya Aksara Sunda Kuno

Dari rahim aksara Kawi inilah masyarakat Sunda mengembangkan versi mereka sendiri: aksara Sunda Kuno. Pemakaiannya membentang kira-kira abad ke-14 hingga ke-18.

Masa ini bertepatan dengan era Kerajaan Sunda dan Sunda Galuh. Aksara Sunda Kuno dipakai menulis naskah keagamaan, hukum, dan kisah-kisah penting kerajaan.

Beberapa peninggalannya masih terjaga, di antaranya Prasasti Kawali di Ciamis dari abad ke-14, serta naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian yang bertarikh 1518 Masehi.

Aksara Sunda Baku: Wajah Modern

Perjalanan aksara Sunda tidak selalu mulus. Ada masa ketika ia nyaris dilupakan, dan kisah kebangkitannya justru bagian paling penting untuk dipahami.

Ketika Belanda berkuasa, huruf Latin diperkenalkan lewat sekolah dan administrasi. Praktis dan seragam, Latin perlahan menggeser aksara daerah dari pemakaian sehari-hari.

Selama puluhan tahun, aksara Sunda hanya hidup di naskah lama dan kalangan terbatas. Banyak generasi tumbuh tanpa pernah menuliskannya sama sekali.

Titik balik datang pada 21 Oktober 1997. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan Aksara Sunda Baku sebagai standar resmi modern, membuka jalan pengajarannya kembali di sekolah.

Versi baku ini adalah penyesuaian aksara Sunda Kuno agar lebih cocok dengan bunyi bahasa Sunda masa kini dan lebih gampang dipelajari.

Langkah besar berikutnya datang pada 2008, ketika aksara Sunda mendapat blok Unicode resmi (U+1B80–U+1BBF). Sejak itu aksara Sunda bisa diketik di komputer dan ponsel, termasuk lewat alat konversi aksara Sunda kami.

Kenapa Sistem Pallawa Menyebar Begitu Luas?

Ada alasan kuat mengapa aksara turunan Pallawa mendominasi Asia Tenggara, bukan sistem tulisan lain.

Sistem abugida sangat efisien untuk bahasa-bahasa di kawasan ini. Karena tiap konsonan sudah membawa vokal, satu aksara bisa mewakili satu suku kata penuh tanpa perlu menulis vokal terpisah.

Bahasa Nusantara umumnya kaya suku kata terbuka yang berakhir vokal, seperti "ka", "tu", "ri". Pola ini pas sekali dengan cara kerja abugida, sehingga penulisan terasa alami.

Fleksibilitas sandangan juga berperan. Dengan menambahkan tanda kecil, satu aksara dasar bisa berubah bunyi vokalnya, jauh lebih ringkas dibanding harus membuat huruf baru untuk tiap kombinasi.

Saudara-saudara Sebangsa Pallawa

Aksara Sunda tidak sendirian. Banyak aksara Nusantara dan Asia Tenggara berakar dari Pallawa yang sama.

Di Nusantara ada aksara Jawa, Bali, Batak, Bugis (Lontara), dan Rejang. Di daratan Asia Tenggara ada aksara Thai, Khmer, dan Burma. Semuanya bersaudara jauh.

Karena sudah berevolusi terpisah selama lebih dari seribu tahun, aksara-aksara ini tidak bisa saling dibaca langsung. Yang paling sering dibandingkan dengan Sunda adalah aksara Jawa, dan perbedaannya kami bahas di artikel perbedaan aksara Sunda dan Jawa.

Rangkuman Jawaban untuk Soal Sekolah

Supaya gampang saat ulangan, ini ringkasan rantai jawaban yang sering ditanyakan:

PertanyaanJawaban
Aksara Sunda asalna tina aksara India nu disebut...Pallawa
Aksara Pallawa berasal dari aksara...Brahmi
Aksara perantara antara Pallawa dan Sunda...Kawi
Aksara Sunda Baku diresmikan tahun...1997
Aksara Sunda masuk Unicode tahun...2008

Kalau kamu ingin gambaran lebih dalam soal perjalanan ini, baca halaman sejarah aksara Sunda. Untuk mulai mengenali bentuk hurufnya, buka panduan aksara lengkap.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Aksara Sunda berasal dari aksara India apa?

Aksara Sunda berasal dari aksara India yang disebut Pallawa. Aksara Pallawa sendiri merupakan turunan dari aksara Brahmi kuno.

Apa urutan silsilah aksara Sunda?

Urutannya: Brahmi, lalu Pallawa, kemudian Kawi, dilanjutkan aksara Sunda Kuno, dan terakhir Aksara Sunda Baku yang dipakai sekarang.

Kapan Aksara Sunda Baku diresmikan?

Aksara Sunda Baku ditetapkan sebagai standar resmi modern pada 21 Oktober 1997 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lalu mendapat blok Unicode pada 2008.

Apa bukti tertua aksara dari Pallawa di tanah Sunda?

Bukti tertuanya adalah prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara di Jawa Barat, seperti Prasasti Ciaruteun, dari sekitar abad ke-5 Masehi.

Uji Kemampuan Aksara Sundamu

Coba kuis aksara Sunda dengan soal pilihan ganda. Cocok untuk latihan sebelum ulangan muatan lokal bahasa Sunda.

Mulai Kuis
Ditulis oleh

Aki Dadang Suryana

Pegiat dan pengajar aksara Sunda yang telah lebih dari 20 tahun menekuni naskah dan tata tulis Sunda. Aktif memperkenalkan Aksara Sunda Baku kepada pelajar dan masyarakat umum.