Angka Sunda 0 (Nol)
0 · U+1BB0
Angka nol dalam aksara Sunda, dipakai dalam sistem bilangan desimal sama seperti angka Latin.
Informasi Singkat
Penggunaan
Angka 0 (᮰) adalah bagian dari sistem bilangan desimal aksara Sunda (0–9). Saat ditulis di antara teks aksara, deretan angka biasanya diapit tanda pipa | … | agar tidak tertukar dengan aksara. Contoh penulisan tahun: |᮲᮰᮲᮶| = 2026.
Unicode & Informasi Teknis
| Properti | Nilai | |
|---|---|---|
| Karakter | ᮰ | |
| Codepoint | U+1BB0 | |
| Desimal | 7088 | |
| Heksadesimal | 0x1BB0 | |
| UTF-8 (hex) | E1 AE B0 | |
| UTF-16 (hex) | 1BB0 | |
| HTML Entity | ᮰ | |
| CSS Escape | \1BB0 | |
| Blok Unicode | Sundanese (U+1B80–U+1BBF) | |
| Versi Unicode | 5.1 (2008) |
Kesalahan Umum
- Menulis angka tanpa tanda pipa | … | di antara teks aksara, sehingga tertukar dengan aksara biasa.
- Mengira bentuknya sama dengan angka Arab — padahal angka Sunda punya bentuk khas.
Dukungan Digital & Font
Karakter Angka 0 memakai Unicode standar (U+1BB0), sehingga dapat disalin ke dokumen, presentasi, dan media sosial tanpa berubah. Yang menentukan apakah ia tampil benar bukanlah peramban, melainkan ketersediaan font aksara Sunda di perangkat pembaca.
Tampil setelah font aksara Sunda dipasang (mis. Noto Sans Sundanese). Tanpa font, muncul kotak atau lingkaran bertitik.
Sebagian besar versi modern mendukung setelah font terpasang; beberapa peranti belum menyertakannya secara bawaan.
Chrome, Firefox, Safari, dan Edge menampilkan karakter ini dengan benar bila font tersedia, baik terpasang di sistem maupun dimuat sebagai web font.
Noto Sans Sundanese (Google), serta font Sundanese Unicode lain yang mencakup blok U+1B80–U+1BBF.
Latar Sejarah
Aksara Sunda berakar pada aksara Pallawa dari India Selatan, yang menyebar ke Nusantara dan berkembang menjadi aksara Sunda Kuno sejak sekitar abad ke-14. Bentuk yang dipakai hari ini adalah Aksara Sunda Baku, hasil standardisasi yang disepakati Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 1997 untuk keperluan pendidikan dan pelestarian.
Pada April 2008, aksara Sunda memperoleh blok resmi dalam Unicode (U+1B80–U+1BBF, versi 5.1), sehingga dapat dipakai secara digital di komputer, ponsel, dan web — termasuk di translator situs ini. Kini aksara Sunda diajarkan sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah Jawa Barat.
Catatan: latar sejarah ini berlaku untuk sistem aksara secara keseluruhan, bukan riwayat masing-masing karakter secara terpisah.
Semua Angka
Pertanyaan tentang Angka 0
Angka 0 ditulis ᮰ (U+1BB0).
Dalam bahasa Sunda, 0 disebut "nol".
Saat diketik di antara teks, angka Sunda biasanya diapit tanda pipa | ... | untuk membedakannya dari aksara biasa. Contoh: |᮲᮰᮲᮶| = 2026.
Kode Unicode-nya U+1BB0 (SUNDANESE DIGIT ZERO), dalam blok Sundanese.
Rujukan
- The Unicode Standard — blok Sundanese, U+1BB0 (SUNDANESE DIGIT ZERO), Unicode 5.1 (2008).
- Aksara Sunda Baku — 10 angka dasar (0–9), Pemerintah Provinsi Jawa Barat (1997).
Diperbarui: